Posted by: putrilily | August 21, 2009

Meninggalkan Semua

Dengan berat hati li2 tulis ini…ini yg terakhir dan yg jadi kenangan terindah buat li2 slamanya…

Smua isi dari blog ini adalah berisi tentang teman, sahabat, juga kekasih hatiku…smua li2 curahkan karna tiada kisah yang tidak indah untuk dituliskan.

Namun dengan berat hati li2 akan menutup blog ini…untuk slamanya.
Tidak akan ada lagi ketikan li2 disini…Karena tiba saatnya untuk berhenti sampai disini.

Untuk semua teman,sahabat,kekasih yg pernah mengenal li2. Maafkan li2 bila ada kesalahan yg disengaja ataupun tiada sengaja…karena li2 hanya manusia biasa…

Akhir kata li2 cm bs ucapkan…terimakasih buat semua…LOVE U ALL…

Posted by: putrilily | July 15, 2009

Dendam Dan Penyesalan

Seorang pemuda tampan dan cerdas sebentar lagi akan diwisuda, segera dia akan menjadi sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Setiap waktu dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya, bahkan semua mimpinya itu sudah dia ceritakan keteman-temannya.

Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,.. . namun bukan sebuah kunci ! Dengan hati yang gundah si anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Kitab Suci yang bersampulkan kulit asli, dikulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, “Yaahh…!!! Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan Kitab ini untukku?” Lalu dia membanting Kitab Suci itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.

Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses, dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.

Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelak terhadap ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Kitab Suci itu, masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu. Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Kitab Suci itu, dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Kitab Suci itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, “TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; IA merendahkan, dan meninggikan juga” disertai dengan nasehat “Manusia yang paling bermanfaat adalah yang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik bagi orang lain”.

Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Kitab Suci itu. Dia memungutnya, …. sebuah kunci mobil ! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Alkitab itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu. Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati….. ….

SEMAHAL BARANG YANG PERNAH KITA MILIKI LALU MENGHILANG TAK SESAKIT PENYESALAN YANG KITA DAPAT KETIKA KITA KEHILANGAN SESEORANG YANG KITA SAYANG

[dikutip dari Tabloid readersdigest_indonesia]

Posted by: putrilily | July 15, 2009

Kisah Sebuah Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
“Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.
“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali
kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.
“Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.” Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”
“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil. Ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu
dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya” .

“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali.
Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu
menjadi orang yang lebih baik”.

“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

“Kualitas keempat, bagian yang paling
penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada didalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.

“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil
selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.

Posted by: putrilily | July 13, 2009

Kembali Teringat

Mengayun langkah dipagi hari…

aktifitas yg hampir tiap 7 hari dilakukan.

Ga terasa waktu cepat banget berlalu..

Yang tadinya hanya sekedar laluan…kini jadi memori yg cukup bearti.

Naik kendaran berwarna hijau…

duduk dipinggir pintu…seketika melirik penumpang didalamnya..

Arrrgggg….

Disudut paling belakang duduk sosok laki2…

Yang buat aq terdiam menatap wajahnya..

Oh…tidaaakk…

ada apa dengan mataku..

Kenapa wajah itu begitu mirip dia..

Kucoba menatap kembali…dia balas menatapku.

Hanya tersenyum…

bukan…bukan dia.

Berpaling…berpikir…kenapa wajahnya mirip dia..

Memberanikan diri untuk menatapnya lagi…

ARRgggGGGGgg….

Masih tetap sama…struktur wajah, warna kulit, besar tubuh, gayanya, topinya…

Siapa dia??

Muncul rasa rindu itu.

Padahal sudah kuhapus semua ingatanku ttg nya.

Arrggg…kembali teringat.

Pertanda apakah ini??

Sudahlah, just-save in my memories again…

I Hope I can…

Posted by: putrilily | July 7, 2009

Ga tau Apa..

Flashback ke awal lg…

Kenalan…trus berinteraksi…belajar mengenal..mengerti karakter…cari informasi…curhat2an…muncul rasa…mengutarakan…membuang jauh2…sakit hati…benci…permusuhan…caci maki…omong kosong…berbohong…luka dalam..depresi….meluap…berhenti.

So Amazing…no happy ending!!

Posted by: putrilily | July 6, 2009

Tidur tanpa suaramu..

Detik bergulir tanpa henti…seolah waktu tak perduli dengan kegundahan ini.
Tiada lagi suara indah itu…
Hingga kucoba untuk tidur tanpa suaramu.
Tanpa alunan yg menenangkan jiwa..
Tanpa bisikan yg menyejukkan jiwa..

Ingin bertanya apa kabarnya disana?
Tanpa berniat untuk mengusik hatinya.
Hanya terlampau sulit melupakan suara itu.
Hanya sejenak kemudian berlalu.

kembalikan dayaku untuk bisa

“tidur tanpa suaramu…”

Posted by: putrilily | July 3, 2009

The Spirits For Us

blue in words

==++==

Where did we come from?
Why are we here?
Where do we go when we die?
What lies beyond
And what lay before?
Is anything certain in life?

They say, “Life is too short”
“The here and the now”
And “You’re only given one shot”
But could there be more,
Have I lived before,
Or could this be all that we’ve got?

If I die tomorrow
I’d be all right
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

I used to be frightened of dying
I used to think death was the end
But that was before
I’m not scared anymore
I know that my soul will transcend

I may never find all the answers
I may never understand why
I may never prove
What I know to be true
But I know that I still have to try

If I die tomorrow
I’d be allright
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

“Move on, be brave
Don’t weep at my grave
Because I am no longer here
But please never let
Your memory of me disappear”

Safe in the light that surrounds me
Free of the fear and the pain
My questioning mind
Has helped me to find
The meaning in my life again

Victoria’s real I finally feel
At peace with the Boy in my dreams
And now that I’m here
It’s perfectly clear
I found out what all of this means

If I die tomorrow
I’d be allright
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

{hope u’ll find someone new}

Posted by: putrilily | July 3, 2009

5 Bola Kehidupan

Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.

Bola-bola tersebut bernama :
Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan,Teman dan Rohani dan kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.

Kita akan segera mengerti bahwa ternyata “Pekerjaan” hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali.

Tetapi empat bola lainnya yaitu Keluarga, Kesehatan, Teman dan Rohani terbuat dari kaca. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai,tergores,
rusak atau bahkan hancur berkeping-keping.

Dan ingatlah mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya.
Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya

Bagaimana caranya?
1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang
lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.

2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti

3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di ‘masa lampau’ atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.

4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.

5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna.
Ketidaksempurnaan bagaikan sulaman benang rapuh namun dapat mengikat kita satu sama lain.

6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.

7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata
“tidak mungkin saya temukan”.
Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya,
cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya ’sayap’.

8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah
kebutuhan untuk merasa dihargai.

9. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta
karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.

Dan akhirnya :
MASA LALU adalah SEJARAH, MASA DEPAN merupakan MISTERI
dan SAAT INI adalah KARUNIA
Itulah kenapa dalam bahasa Inggris SAAT INI disebut “The Present”.

[Kutipan dari mailing list group]

Posted by: putrilily | July 3, 2009

Tips memberi nama anak

Pemberian nama yang unik pada bayi anda bisa jadi merupakan nama yang akan populer nantinya. Lakukan sedikit penelitian untuk mencari nama bayi yang unik dan spesial untuk anak anda, kreatif, original, dan individual, sehingga anak anda menjadi menarik dan berbeda dengan yang lainnya.
Adapun keuntungan memberi nama yang unik adalah :

1. Akan memberi identitas pada anak anda, dimana nantinya dia akan mudah diingat orang selama beberapa tahun terlebih jika nama tersebut hanya satu-satunya di daerah atau kota anda.
2. Jika anak anda menjadi orang yang terkenal, nama yang anda berikan akan mudah diingat orang dan mendukung publisitasnnya.
3. Nama unik tersebut dapat menyelamatkan anak anda dari kompetisi. Biasanya dengan memberi nama yang umum orang akan membanding-bandingkan dengan anak yang bernama sama, dan itu bisa jadi sangat menjengkelkan untuk anak anda.

Kerugian memberi nama yang unik yang pasti adalah : beda. Memberikan nama yang unik berarti anda membuat perbedaan dalam memberi nama anak anda.

Jika nantinya anak anda tumbuh menjadi anak yang pemalu, bisa jadi dia membenci nama yang anda berikan, terlebih jika anda membesarkan anak di lingkungan dengan anak-anak bernama umum dimana anak anda bisa menjadi bulan-bulanan teman-temannya.

Jadi pilihkan nama yang tidak akan membuatnya malu di kemudian hari.

[© 2009 Nama Bayi Terpopuler. Designed by Nama-Bayi]

Posted by: putrilily | July 3, 2009

Hari ke-3

Forget it…For the best 4 me…N the Best 4 Him…

SPIRIIIT..!!

Older Posts »

Categories